Gundul Pacul, Fooling Around, Cengengesan

Siapa tahu ada manfaatnya kisah tentang Gundul Pacul ini bagi Anda. Ketika grup musik KK (Kiai Kanjeng, red) pentas keliling lima kota Mesir — Cairo, Alexandria, El-Fayoum, Tanta dan Ismailia — nomer-nomer lagu Ummi Kultsum  panitia mempersoalkan kenapa saya tidak selalu tampil pentas, padahal nama saya sudah terlanjur diumumkan di setiap pemberitaan, spanduk dan katalog, terbata-bata saya menjawab: “Karena saya lebih lancar berbicara bahasa Inggris dibanding bahasa Arab”.

Novia Kolopaking dan Pemilik Saham

Para artis penyanyi Indonesia pada umumnya mungkin sudah keliling dunia secara hampir merata, sementara Novia Kolopaking paling jauh hanya pernah pentas musik di sekitar 35an kota-kota di luar Indonesia, misalnya kota-kota di England – Manchester, Leeds, Birmingham, dan tentu saja London; atau kota-kota di Mesir – ElFayoum, Alexandria, Thantha, Ismailiya, Kairo, juga tentu saja beberapa kali di Melbourbourne, Sydney, Adelaide dan Canberra Australia; atau Teramo, Napoli, Roma, dan khusus bernyanyi di Vatican ketika wafatnya Paus Johannes Paulus II; di luar itu kota-kota seperti Busan, Soule, Abu Dhabi, Hongkong, Taipei, Ipoh, Aberdeen, Kuala Lumpur, Brunei Darussalam, dan lain sebagainya.

Konser 8 (NuMerapi)

Keberangkatan “Konser8” adalah rasa syukur MVKK sebagai penduduk Yogyakarta atas perkenan Tuhan agar dinamika erupsi gunung Merapi tidak sampai ke “level 9” – kadar tertinggi letusannya — sehingga puji Tuhan kota Yogya tidak jadi dikosongkan, sebagaimana yang semula diperhitungkan akan dilaksanakan.