Tegaan Hati

Kalau tiap hari kita bisa tenang mengunyah makanan yang satu paket harganya sama dengan gaji resmi pegawai negeri 4A misalnya.

Kalau satu hari konsumsi dan fasilitas hidup keluarga kita tidak bisa didapatkan oleh jutaan saudara-saudara kita sendiri dengan bekerja keras tiga bulan penuh ditambah lembur tiap malam; dan kita mengenyam itu semua dengan perasaan yang tenteram-tenteram saja — maka kemungkinannya ada tiga.

Pertama, kita tidak punya imajinasi sosial.

Kedua, kita tahu masalah sosial, tapi tak bisa bersikap ilmiah, sehingga tak bisa merumuskan keharusan-keharusan hidup kita.

Kemungkinan ketiga, memang kita kurang bermoral dan tegaan hati.