Cara Makan Selebritis

Kaum selebritis itu mewah, ilmiah, elite, pokoknya berbeda dengan kebanyakan orang, termasuk dalam soal makan.

Kebanyakan orang pergi makan kapan ia ingin makan. Sedangkan selebritis hanya makan kalau sudah hampir tiba di titik ambang kelaparan. Sebab kalau ia membiarkan diri kelaparan, berarti ia melanggar amanat Tuhan untuk merawat kesehatan badan.

Kebanyakan orang makan sekenyang-kenyangnya. Sedangkan selebritis berhenti makan sebelum menyentuh keadaan kenyang, sebab pada batas itulah terletak optimalitas kesehatan dan kecerahan kreativitas hidup.

Kebanyakan orang memilih makanan yang disukainya. Sedangkan selebritis mengambil makanan yang menyehatkannya jasmani rohani, atau dengan kata lain yang halal dan thayyib.

Kebanyakan orang menghindarkan diri dari makanan yang tak disukainya. Sedangkan selebritis siap mengunyah dan menelan apa saja, meskipun pahit, amis dan tak disukainya – dengan syarat bahwa itu adalah kebaikan sosial yang wajib dikerjakannya.

Dalam semua konteks yang saya sebutkan ini, Nabi Muhammad adalah pemimpin kaum selebritis.