Kulitnya Putih Matanya Sipit

Kenduri Cinta Juni 2015 - 01

Malam itu Kenduri Cinta mensyukuri perjalanannya selama 15 tahun, mencoba konsisten menyediakan ruang belajar berbagai ilmu kehidupan yang multidimensi. Ditengah hiruk pikuk kepenatan kehidupan ibukota, Kenduri Cinta menyediakan diri sebagai ruang terbuka bagi siapa saja yang bersedia belajar bersama, bukan untuk merasa paling unggul dan paling benar, tetapi bersama-sama mencari apa yang benar dengan cara yang adil, obyektif dan rendah hati.

KiaiKanjeng of the Unhidden Hand

KiaiKanjeng of the Unhidden Hand

Sejak jum’at siang (8/5) KiaiKanjeng sudah berada di Jakarta untuk malamnya menghadiri Kenduri Cinta, setelah menjalani rangkaian Maiyahan di Jawa Timur, mulai tanggal 4 Mei 2015 di Universitas Airlangga Surabaya, kemudian 5 Mei 2015 di Universitas PGRI Adibuana Surabaya, dilanjutkan tanggal 6 Mei-nya di Sidoarjo.

United Nations of Nusantara

Tadarus Surat Al Hujurat dibacakan bersama-sama secara tartil mengawali Kenduri Cinta edisi September kali ini. Seperti yang sudah disepakati bersama oleh para penggiat di forum-forum Maiyah lainnya; Padhang Mbulan, Kenduri Cinta, Bangbang Wetan, Mocopat Syafaat, Juguran Syafaat dan Gambang Syafaat bahwa tadarrus Al Qur’an secara tartil dan terpimpin kemudian dilengkapi dengan 3 jenis wirid; Hasbunallah, Padhang Mbulan dan Shohibu Baitiy dalam format pembukaan forum Maiyahan setiap bulannya.

Banawa Sekar

Banawa Sekar 04

Setelah sebelumnya dilaksanakan sarasehan “Majapahit adalah masa depan Indonesia” di Pendopo Agung Trowulan, mulai tampak di halaman Pendopo Agung orang-orang dalam jumlah banyak, berseragam yang sama lengkap dengan peci khas Maiyah sedang bersiap-siap, berbaris menyusun formasi sebagai menu utama dari Banawa Sekar.

Duka Cinta Indonesia

Sejak siang hujan cukup deras mengguyur kota Pati hingga dimulainya Maiyahan Suluk Maleman di Rumah Adab Indonesia Mulia. Namun itu semua tidak menyurutkan niat jama’ah uuntuk hadir pada Maiyahan tersebut.