Selalu Meninjau Keikhlasan Niat
Ikhlas berkaitan dengan motivasi atau alasan melakukan suatu perbuatan. Pertanyaan yang harus diajukan kepada diri sendiri terus menerus adalah mengapa kita melakukan ini dan itu, untuk apa? Mengapa saya shalat? Mengapa saya kuliah? Mengapa saya datang Maiyahan? Apakah saya melakukan ini untuk keuntungan pribadi?
Ini yang harus kita ajarkan pada diri kita, pada anak-anak kita. Agar setiap apa yang kita lakukan itu jelas motivasinya. Pada suatu ketika ada yang bertanya kepada Imam Al-Ghazali, “Bolehkah saya menuntut ilmu supaya mendapatkan pekerjaan yang layak?” Imam Al-Ghazali memperbolehkannya. Asalkan, itu bukanlah tujuan yang final. Sebagai misal, menuntut ilmu agar bisa mendapatkan kekayaan, sehingga bisa membantu orang, dan seterusnya.
Orang yang bekerja secara tulus, suka rela, tanpa pamrih, tidak mengharapkan imbalan apapun, melainkan hanya mengharapkan ridla Allah SWT semata, itulah orang-orang yang ikhlas.