Catatan Sinau Bareng Pameran Kaligrafi Nusantara, 28 September 2016

Cak Nun Buka Pameran Kaligrafi Nusantara

Malam ini Cak Nun membuka dan meresmikan Pameran Kaligrafi Nusantara di Galeri Langit Art Space Yogyakarta dengan tajuk Waktu dan Lelaku.

Malam ini Cak Nun diminta membuka dan meresmikan Pameran Kaligrafi Nusantara yang diselenggarakan oleh Galeri Langit Art Space Yogyakarta dengan tajuk Waktu dan Lelaku. Sesudah pembukaan, seperti direncankan acara disambung dengan Sinau Bareng Cak Nun dan KiaiKanjeng. Pameran ini menghadirkan karya kaligrafi dari tiga belas seniman di antaranya AD Pirous, Gus Mus, Nasirun, Abay D. Subarna, Hendra Buana, dan lain-lain.

Foto: Adin.
Foto: Adin.

Ada alasan tersendiri mengapa Cak Nun dan KiaiKanjeng yang diundang untuk membuka pameran ini. Langit Art Space punya pemikiran bahwa kaligrafi tak hanya huruf Arab, melainkan aksara-aksara yang dimiliki oleh pelbagai daerah di Nusantara, dan semua menyimpan keindahan. Selain itu, penyelanggara ingin agar senirupa tidak terpisah atau jauh dari masyarakat. Untuk memberikan pandangan dan cara untuk menggapai dua keperluan itu, Langit Art Space merasa Cak Nun-lah sosok yang pas.

Usai meresmikan dan memberikan doa, sementara KiaiKanjeng memulai soran, Cak Nun bersama Pimpinan Galeri Langit Art Space, para pelukis kaligrafi yang turut pameran, dan tamu-tamu memasuki ruangan untuk melihat lukisan dan kaligrafi yang dipajang di lantai satu dan dua Galeri ini. “Galeri juga ada di dalam hatimu, tak hanya yang ini…,” ujar Cak Nun saat membuka pameran. Dalam sambutan peresmian itu, Cak Nun sudah mulai membuka pintu–pintu pemahaman yang dimaksudkan menyambung antara Galeri ini dengan hati hadirin dan masyarakat yang hadir. (hm/adn)