Catatan Ngaji Bareng Ponpes Agro Nuur El-Falah, Salatiga 2 Oktober 2016

Ber-Hiace Menuju Salatiga

Dua buah mobil Hiace yang sudah langganan ini membawa personel KiaiKanjeng meluncur ke arah utara meninggalkan Yogyakarta.

Rahmat hujan deras yang mengguyur kota Jogja dan sekitarnya Minggu siang ini menemani keberangkatan KiaiKanjeng menuju Pulutan Kabupaten Salatiga, tepatnya di Ponpes Agro Nuur El-Falah. Dua buah mobil Hiace yang sudah langganan ini membawa personel KiaiKanjeng meluncur ke arah utara meninggalkan Yogyakarta, menyibak jalanan yang di ruas kanan-kirinya banyak terluapi air yang tak tertampung selokan atau saluran air. Di belakang mobil berkapasitas tiga belas penumpang itu tertempel stiker KiaiKanjeng.

Foto: Adin.
Foto: Adin.

Sudah satu tahunan ini KiaiKanjeng kerap menyewa dua mobil berwarna silver dan putih ini untuk kebutuhan perjalanan acara di wilayah DIY dan Jateng. Sementara untuk acara yang jauh seperti di Jawa Timur, Jawa Barat, dan Jakarta, KiaiKanjeng biasa menyewa armada bus besar. Mengenai hal ini, ada kesamaan: pemilik dan driver bus maupun Hiace ada perasaan senang tersendiri dengan disewa KiaiKanjeng. Dan keduanya cepat sekali akrab, dan sudah nyedelur dengan KiaiKanjeng. Bahkan, kalau agak lama tak disewa, kantor persewaan bus itu menelepon manajemen KiaiKanjeng menanyakan apakah ada pelayanan darinya yang kurang memuaskan kok lama tidak dipakai.

Foto: Adin.
Foto: Adin.

Begitu pun dengan driver Hiace bernopol cantik ini. Sebagai tanda tresno, sudah dua kali sang pemilik Hiace memberikan hadiah dan kenangan kepada KiaiKanjeng. Saat mampir makan di sebuah warung di Tempel tadi, terlihat dua driver itu akrab ngobrol dengan Pak Is, Doni, Pak Bayu, dan lain–lain. Nanti pas acara berlangsung, mereka tidak tidur. Mereka ikut menyimak wejangan-wejangan Cak Nun dan menikmati musik KiaiKanjeng dari belakang panggung. Mereka juga ikut sinau dan menyerap ilmu. Saat ini hujan masih tercurah deras di wilayah Magelang ke arah Tegalrejo dan Kopeng, dua driver Hiace sahabat KiaiKanjeng ini dengan mahir meliuk-liukkan mobil mengikuti jalan yang mengarah naik dan beberapa kali melewati tekukan-tekukan atau merespons dengan piawai arus kendaraan dari arah berlawanan. (hm/adn).