Informasi Tentang Informasi

Sudah hampir tidak ada jarak antara waktu terjadinya sesuatu dengan pemberitaannya di  tempat lain. Bejibun informasi yang hilir mudik, rangkaian informasi yang berderet-deret tentang banyak hal dapat dengan mudah kita akses saat ini. Dari media cetak, media elektronik, media tutur hingga hasil pengamatan terhadap hal-hal yang dianggap menarik yang kita amati sendiri. Dari sumber informasi diatas adakah sumber informasi lainnya?

Itu baru sumbernya. Sementara itu dari jumlah informasi yang dicari oleh “rasa ingin tahu” maupun informasi yang “membombardir” dalam lingkup hari-hari kita, adakah metode untuk menatanya? Mengkelompokkannya? Dan memanajemennya?

Diskusi Martabat: Informasi Tentang Informasi
Diskusi Martabat: Informasi Tentang Informasi

Sebab informasi yang tidak diolah hanya akan menjadi tumpukan sampah informasi dan dilupakan serta tidak menjadi apa-apa maka diperlukan usaha untuk memanajemennya.

Nah, mengenai metodenya seperti apa? Ya nanti itu yang mungkin akan dirembug bersama. Harapannya adalah agar informasi yang kita terima dapat ditata, diolah dan kemudian lebih mudah untuk dimanfaatkan.

Dalam ruang lingkup tema “Manajemen Informasi” ada beberapa “sub tema” yang diantaranya adalah:

  1. Soal mekanisme, tentang bagaimana sesuatu bekerja, kita selidiki cara bekerjanya dan bagaimana menemukan mekanisme bekerjanya sesuatu. Sebagai contoh cara mengusir setan, yang Islam menyebut nama Allah, yang nasrani menyebut nama Yesus, kedua-duanya berhasil. Kok bisa?
  2. Soal pengetahuan, adakah resiko dari seseorang ketika mengetahui sesuatu? Adakah kewajiban seseorang terhadap pengetahuannya? Adakah tanggung jawabnya ketika pengetahuan dibagikan kepada orang lain?
  3. Kesadaran Aktor Sutradara, aktor dan sutradara adalah peran yang semuanya kita mainkan. Ada saat kita menjadi aktor dan ada saatnya kita menjadi sutradara. Pertanyaannya kapan menjadi aktor dan kapan menjadi sutradara? Selain aktor dan sutradara ada juga belief system di dalam diri kita yaitu semacam skenario. Skenario yang tidak saklek, tidak kaku tetapi lentur, fleksibel, bisa diubah oleh sutradara. Bagaimana melakukan bongkar pasang susunan pada belief system tsb?
  4. Diskusi Martabat (DM) ini dimaksudkan untuk membuat peta bersama, peta dari apa yang sudah dikerjakan, peta pengetahuan, peta “masa depan”, peta yang tentu harapannya adalah memudahkan kita didalam menempuh perjalanan kehidupan. Seberapa dalamnya proses penggalian informasi, seberapa tingginya pancapaian kadar keilmuan dalam DM sangat ditentukan peran masing-masing yang hadir, seberapa gigih dalam melakukan penggalian bersama.

Selanjutnya dari sedikit pengantar ini akan lebih baik jikalau masing-masing yang akan hadir sudi menyiapkan “amunisi” pertanyaan-pertanyaan yang sesuai dengan porsi dan kapasitas diri masing-masing untuk kemudian kita rembug-kan bersama di forum “Diskusi Martabat” esok yang akan diselenggarakan pada besok hari Rabu, 12 November 2014 pk 19.30 Wib di Rumah Maiyah di Jalan Wates Gg. Barokah No. 287. Perlu diketahui bahwa DM ini sudah beberapa tahun mengalami kevakuman, yang dulu sempat berjalan beberapa pertemuan pada tahun 2010 sd 2011-an. DM yang sekarang rencananya akan diselenggarakan lagi dengan format yang berbeda, seperti apa bedanya dapat Panjenengan semua selami besok di “TKP”. Monggo-Monggo.

Tim Martabat