Maiyah dan Media

Forum Maiyah punya nilai, konteks dan nuansa yang tidak bisa ditransfer secara mentah ke luar Maiyah

Berikut adalah tanggapan dari kami terkait pemberitaan oleh @tribunnews, @Tribunjogja, juga dimedia jakarta.tribunnews.com.

  1. KC dan forum-forum Maiyah lainnya bukan acara siaran pers.
  2. KC adalah forum Jamaah Maiyah, bukan mimbar bebas publik liberal.
  3. Forum Maiyah punya nilai, konteks dan nuansa yang tidak bisa ditransfer secara mentah ke luar Maiyah.
  4. CN sendiri sudah lebih 10 tahun tidak bersentuhan dengan dunia media: itu ada latar belakang dan maknanya.
  5. Ungkapan CN tentang Merapi, teksnya, konteksnya, nuansanya, posisi komunikasinya dll di KC dan dunia maiyah: apakah seperti yang muncul di media?
  6. Hal Merapi hanya setitik kecil dari keseluruhan pembicaraan 8 jam KC. Kenapa hanya setitik itu yang diambil oleh media: seberapa kadar reduksinya, simplifikasinya, pembiasannya, serta manipulasi dan eksploitasinya?
  7. Merapi di KC itu berposisi kemungkinan yang dimohonkan doa kepada jamaah untuk kemaslahatan bersama.
  8. Hal Merapi di KC itu juga hanya sampel di antara berbagai tema lain untuk pembelajaran berpikir Jamaah Maiyah.
  9. Tidak ada direct statemen “Merapi meletus sesudah Lebaran”.
  10. Hari ini sampi luas CN dan KK acara di Lapas Porong, Balaikota Surabaya, Malang dan Jombang. Harus diperjelas posisi acara-acara itu dalam konteks media.
  11. Mulai nanti sore di Lapas Porong dst, CN akan ajak insan media /wartawan untuk naik panggung sebagaimana semua pihak lain juga sama-sama berhak dan berkewajiban duduk bersama di panggung dialog.
  12. Acara akan bergolak atau tidak bisa berlangsung kalau ada pihak yg hanya mencari manfaat subyektif dan mengeksploitasi maiyah untuk kepentingan-kepentingan yang rendah nilainya.