Headline

Daur (211)

Pemimpin Gila

Kata-kata Tarmihim tentang “kapan adzab Nuhy, Hudy, Luthy, Shalihy, Fir’auny dan Muhammady ditimpakan oleh Allah” mendapat tanggapan serius dari Sundusin dan teman-teman lain.

“Adzab yang sebutannya berdasar nama Nabi-Nabi itu karanganmu sendiri atau pernah mendengar dari Cak Sot?”, tanya Sundusin.

“Ya pasti dari Cak Sot lah”, jawab Tarmihim, “sebelum kamu datang, ketika kepala saya berputar-putar oleh serbuan kata-katanya”

“Itu kira-kira istilah resmi atau sudah lazim dipakai di kalangan Kaum Muslimin sejak dulu?”, seorang teman menyusuli pertanyaan.

Daur

Dari Semesta Cak Nun
Untuk Dunia Jamaah Maiyah

Daur (210)

Mana Banjir Nuhnya?

Ndusin memperdengarkan rekaman pembicaraan sangat panjang Markesot, yang ia ternyata diam-diam merekamnya, tatkala ia menemani Tarmihin mendengarkan orang tua itu.

“Kok makin ruwet ya Cak Sot”, komentar salah seorang teman.

Asepi

Pustaka Emha

Menembus Langit dengan Sultan

Ngarso Dalem Sri Sultan Hamengkubuwono IX dikukuhkan sebagai pahlawan nasional; apa artinya bagimu? Adakah perasaanmu tersentuh olehnya? Masih mungkinkah di dalam dadamu mengalir sesuatu yang menggelora, setidaknya untuk hal ini, jika engkau dengar ada seseorang anak bangsamu diangkat sebagai pahlawan?

Khasanah

Maiyahan

Mènèk Blimbing

Simpul Maiyah